hostgator

header amazon

Kamis, 17 November 2011

Penerapan Hukum Hooke dan Pascal pada Kehidupan Sehari-hari.

A.Penerapan Hukum Hooke

          Menurur Hooke,bila pada sebuah pegas bekerja sebuah gaya,maka pegas tersebut akan bertambah panjang sebanding dengan besarnya gaya yang mempengaruhi pegas tersebut.
            Menurut Hooke akan berlaku persamaan:
                        F = kx     
                 Dimana :
                        F = gaya yang bekerja pada pegas.
                        X = Pertambahan panjang pegas.
                        k = konstanta gaya pegas (N/m).
 
Contoh gambar: hukum hooke pada suspensi sepada motor.

         Gambar diatas ini adalah pegas yang digunakan sebagai peredam kejutan pada kendaraan sepeda motor. Istilah kerennya pegas digunakan pada sistem suspensi kendaraan bermotor. Tujuan adanya pegas ini adalah
untuk meredam kejutan ketika sepeda motor yang dikendarai melewati permukaan jalan yang tidak rata. Ketika sepeda motor melewati jalan berlubang, gaya berat yang bekerja pada pengendara (dan gaya berat motor) akan menekan pegas sehingga pegas mengalami mampatan. Akibat sifat elastisitas yang dimilikinya, pegas meregang kembali setelah termapatkan. Perubahan panjang pegas ini menyebabkan pengendara merasakan ayunan. Dalam kondisi ini, pengendara merasa sangat nyaman ketika sedang mengendarai sepeda motor. Pegas yang digunakan pada sepeda motor atau kendaraan lainnya telah dirancang untuk mampu menahan gaya berat sampai batas tertentu. Jika gaya berat yang menekan pegas melewati batas elastisitasnya, maka lama kelamaan sifat elastisitas pegas akan hilang.


B.Hukum Pascal

            “gaya yang dikerjakan pada suatu zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arh.”

Gambar: tempat penampung air

“Berdasarkan hukum pascal diatas dapat diperoleh prinsip bahwa dengan gaya yang lebih kecil dapat menghasilkan suatu gaya yang lebih besar.”

Contoh:
Pesawat terbang dapat terangkat ke udara karena kelajuan udara yang melalui sayap pesawat dan pesawat terbang tidak seperti roket yang terangkat ke atas karena  aksi-reaksi antara gas yang disemburkan roket itu sendiri. Roket menyemburkan gas ke belakang, dan sebagai reaksinya gas mendorong roket maju. Jadi, roket dapat terangkat ke atas walaupun tidak ada udara, tetapi pesawat terbang tidak dapat  terangkat jika tidak ada udara.Penampang sayap pesawat terbang mempunyai bagian belakang yang lebih tajam dan sisi bagian atas yang lebih melengkung daripada sisi bagian bawahnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar